About Us
Pada suatu waktu, banyak Anak Sekolah Minggu (ASM) umumnya sudah seusia remaja dan lulus sekolah minggu, mereka sebagian ada yang langsung ke KP (Komisi Pemuda) (padahal umumnya masih usia remaja), sebagian lagi ada yang ikut Bible class (Kelas calon guru Sekolah Minggu) dan sisanya hilang entah kemana..
Karena merasa ada yang kurang, tidak ada kelas peralihan dari lulus Sekolah Minggu ke Komisi Pemuda, maka:
Bp. Donald Kurniawan (sekarang pendeta di AS) Bp. Adianto Suryadi (sekarang pendeta di GKI Surya Utama) Bp. Budi (sekarang di Australia) Bp. Hendarzin Bp. Hendi Halim
Sama-sama membentuk KR (Komisi Remaja), dan didukung juga karena pada tahun 1972 ada persekutuan remaja di sekolah Budi Pekerti, kemudian dikembangkan dan jadilah/terbentuklah KR..
Dari awalnya hanya persekutuan remaja yang lulus Sekolah Minggu, berkembang menjadi KR (Kebaktian Remaja). Kebaktian diadakan setiap hari Minggu jam 4 sore (sebelum ada Kebaktian umum 3). Kebaktian perdana dihadiri sekitar 50 orang, beserta pengurus 5 orang. Lalu seiring berjalannya waktu kebaktian pun menjadi jam 1 siang.
8 Juli 2001 KR membelah diri, dikarenakan pergumulan untuk menjangkau Anak Sekolah Minggu (ASM) yang tidak bisa Kebaktian Remaja siang, ASM yang rumahnya jauh, atau yang orang tuanya Kebaktian Umum 2. Kebaktiannya dilaksanakan di lantai 4, dengan pengurus 5 orang (Ci Vonny, Ci Apit, Ko Dony, Ci Fanny, dan tambahan aktivis kelas D). Kebaktian perdana dihadiri 30 orang. Semenjak itu kebaktian remaja jadi ada 2 yaitu : KR Pagi pk 08.30 dan KR Siang pk 13.00.
Namun dengan pertimbangan yg ada sekitar tahun 2009 KR Siang ditiadakan dan semenjak itu sampai saat ini hanya ada KR Pagi pk. 08.30
Teman-teman, sekian sejarah KR. Semoga teman-teman, setelah tau sejarah KR, kita dapat memiliki semangat untuk menjadi satu dalam KR. Mari bersama bersekutu dan bertumbuh dalam Tuhan di KR Pernias!

